Gus Taufik (engah) bersama rombogan saat singgah di makam Mbah Priuk (foto :GTM)
Gus Taufik (engah) bersama rombogan saat singgah di makam Mbah Priuk (foto :GTM)

Jakarta,Beritakotanews.com: Dalam rangka ngalap barokah yang sekaligus niti jejak-jejak para waliyulloh serombongan yang terdiri dari ibu-ibu dan bapak-bapak melakukan wisata religi ke berbagai makam dan tempat tempat bersejarah. Rombongan yang dipimpin langsung oleh Gus Taufik Mubarok, pengasuh Pondok Pesantren Darussa’adah Gunung Lurah Cilongok Jawa Tengah itu singgah dan berhalwat di beberapa makam Walisongo,seperti makam Sunan Gunung Jati Cirebon, lanjut ke Makam¬†habib Hasan bin Ahmad Alhadad atau yang terkenal dengan mbh priuk, Tanjung Priuk Jakarta Utara.

“Sebelumnya dari Makam Sunan Gunung Jati, kemudian solat subuh di Masjid Istiqlal, terus ke Makam Mbah Priuk,dan insa Alloh dari sini lanjut ke Banten,” tutur Gus Taufik.

Perjalanan wisata religi yang direncanakan hingga 5 hari lima malam ini sudah dikonsep dan program jauh – jauh hari, sehingga bagi peserta yang mengikuti kegiatan ini betul-betul sudah menyiapkan mental maupun fisiknya, karena selama perjalanan, mereka akan tidur di bus, terkecuali ketika nanti singgah di tempat-tempat yang sudah ditentukan mereka bisa istirahat, lanjut Gus Taufik.

Meski peserta rombongan tergolong sudah tidak muda lagi, namun dari wajahnya tak nampak adanya tanda-tanda kelelahan ataupun terkendala kesehatan, mereka nampak semangat meski harus melakukan perjalanan selama lima hari dalam bus.

“Ini mungkin salah satu berkahnya berziarah, karena disetiap makam ataupun tempat yang kami singgahi, selalu melakukan munajat doa bersama dan tentu ngalap berkah,” Ujar Gus Taufik, sambil memandangi satu persatu anggota rombongan yang ikut bersamanya.

Gus Taufik Mubarok, secara usia mungkin masih nampak muda, namun dari ilmu dan kepemimpinanya, Gus Taufik tergolong pengasuh Podok Pesantren yang memiliki kharisma dan karomah yang tidak dimiliki oleh orang biasa.

Cita-citanya yang sangat mulia yaitu pada suatu saat nanti bisa mendirikan thorikoh Taufiqiyah sepertinya sudah mulai terealisasi.

Dari perjalananya sudah banyak jamaahnya yang mengikuti pengajian reboan dan pengajian-pengajian lainya yang ia adakan. Tentu ini akan menjadi catatan sejarah nantinya. Meski masih dalam usia relatif muda, Gus Taufik Mubarok sudah mampu menggerakkan massa untuk mengikutinya.

Nama Lengkap Taufik Mubarok,¬†Pengasuh Pondok Pesanten Darussa’adah, Desa Gunung Lurah, Kecamatan Clongok Banyumas Jawa Tengah. Meski Pndok Pesantren yang diasuhnya berada nun jauh dari keramaian kota, bahkan bisa diilang berada di bawah lereng gunung, namun penyelenggaraan pendidikanya tergolong modern. Baru-baru ini telah dibuka jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebagai lanjutan dari sekolah Madrasah Ibtidaiyah dan Pondok Pesantren yang berdiri sebelumnya.

“Insa Alloh setelah SMP ini berjalan lancar, kami juga akan buka tingkat lanjutan, mungkin SMA ataupun Sekolah kejuruan, liat situasinya nanti,” Jelas Gus Taufik pada suatu saat. (fin)

By admin_

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *