Jakarta, Beritakotanews.id : Idul Adha tahun 1447 H LDII masih konsisten dengan tema sentralnya yakni ihlas berkurban, ihlas memberi. Ribuan hewan kurban yang dipotong oleh warga LDII diseluruh penjuru negeri, merata dibagikan kepada masyarakat.
Melalui siaran pers dan surat edarannya, LDII ajak Idul Adha 1447 H menjadi momentum ikhlas berkurban, ihlàs berbagi. Kurban bukan sekedar ritual menyembelih hewan melainkan instrumen islam untuk meruntuhkan tembok kesenjangan sosial ditengah masyarakat. Ketakwaan sejati memiliki dua dimensi yang tak terpisahkan, vertikal kepada Alloh, horizontal kepada sesama. Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa untuk bisa sampai kepada Alloh kita harus berani melepaskan apa yang paling kita genggam erat.
“Sebagaimana tema tahun-tahun sebelumnya, daging hewan kurban harus habis untuk dibagikan kepada masyarakat, jangan sampai kita binging memilih menu apa yang akan kita masak, sementara tetangga sebelah, binging apa yang mau dirasakan, mari kita semangat berkurban dan semangat memberi,” ujar H.Arifin Rusdi, Wakil Ketua DPW LDII DKI Jakarta, membacakan surat edaran DPP LDII saat memberi sambutan pada sholat Idul Adha 1447 H di lapangan Parkir Daan Mogot Mall, Jakarta Barat, Rabu, 27/5/2026.
Beberapa titik penyaluran hewan kurban LDII DKI Jakarta tahun ini meliputi 5 Wilayah Kota dan 1 Kabupaten Kepulauan Seribu di setiap Pimpinan Anak Cabang tingkat kelurahan di seluruh Provinsi.
“Jumlah hewan kurban LDII se-DKI Jakarta pada perayaan Idul Adha 2026 mencapai 3.829 ekor. Jumlah tersebut terdiri dari 1.762 ekor sapi dan 2.067 ekor kambing. Seluruh hewan kurban tersebut dihimpun melalui partisipasi warga LDII di wilayah Jabodetabek, dengan estimasi total nilai yang dibagikan mencapai Rp50 Miliar,” ujarnya.
Kegiatan Tebar Kurban LDII 2026 dilaksanakan dengan penyembelihan dan pendistribusian hewan di berbagai Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) di seluruh Indonesia. Bahkan di Jawa Timur, Nilai total hewan kurban yang disembelih mencapai Rp172 miliar, mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Pelaksanaan kurban di lingkungan warga LDII juga diiringi dengan edukasi mengenai tata cara dan fikih berkurban yang sesuai dengan syariat.*

