Jakarta, Beritakotanews.id : Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual (Dikmental) Setda Provinsi DKI Jakarta, Fajar Eko Satrio, S.STP., MA., mewakili Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, membuka secara resmi Musyawarah Wilayah (Muswil) Ke-XIII DPW BKPRMI kepengurusan periode 2022-2026 di Hotel Tavia Haritage, Jakarta Pusat.

Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh nasional, termasuk Wakil Ketua MPR RI, Dr. Hidayat Nur Wahid, dan Ketua MPP Pemuda Masjid Dunia, Datuk Sri Said Aldi Al Idrus. Dalam sambutannya, Fajar Eko Satrio menyampaikan bahwa Pemerintah DKI Jakarta tahun ini masih memberikan dana hibah untuk tempat ibadah seperti masjid dan mushola sebagai wujud kepedulian pemerintah.

“Pemerintah berusaha untuk selalu hadir dalam rangka memakmurkan masjid. Kedepan 1 (Satu) abad Kota Jakarta menjadi tantangan besar, terutama bagi BKPRMI, karena masih banyak pemahaman perilaku menyimpang seperti LGBT, dan buta baca Alquran,” ujarnya.

Fajar juga mengingatkan bahwa mulai Agustus nanti Jakarta sudah tidak boleh buang sampah, yang boleh hanya residu. Gubernur berharap BKPRMI bisa mensukseskan pilah sampah.

Wakil Ketua MPR RI, Dr. Hidayat Nur Wahid, menyoroti tentang masih banyaknya LGBT di Jakarta, Ia mengaitkan dengan masyarakat Indonesia yang terbanyak sedunia yang berhaji, banyaknya Masjid dan Mushola namun masih banyak yang buta Alqur’an.

“Bagaimana bisa memahami isi Alqur’an, membaca saja tidak bisa, maka saya berharap BKPRMI lebih semangat lagi dalam berjihad sebagaimana lagu Marsnya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Nasional BKPRMI Pusat, Nanang Mubarok, menyampaikan bahwa kekuatan BKPRMI yang di tahun 2027 mendatang berusia setengah abad (50 tahun) memiliki social capital (SDM) 14 jutaan. “Tentu menjadi ormas kepemudaan yang diperhitungkan,” ujarnya.

Muswil XIII BKPRMI Provinsi DKI 2026 ini diharapkan dapat memperkuat peran BKPRMI dalam memakmurkan masjid dan mengatasi masalah sosial di Jakarta.(fin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *