Pertemuan Wapres Gibran dengan DPM Hun Many, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia – Kamboja

Melalui pertemuan ini, Wapres Gibran terus mendorong penguatan hubungan Indonesia dan Kamboja melalui kerja sama yang konkret, saling menguntungkan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Penguatan reformasi birokrasi, pengembangan kepemudaan dan olahraga, serta perlindungan WNI menjadi bagian dari upaya memperkuat kemitraan Indonesia-Kamboja sekaligus memperkokoh kerja sama di kawasan ASEAN.

Read More

Polda Jambi Perkuat Sinergi dengan Asosiasi Ojol Nusantara, Dorong Kamseltibcarlantas dan Kamtibmas Kondusif

Melalui sinergi antara Polda Jambi dan Asosiasi Ojol Nusantara, kita dapat meningkatkan komunikasi, pembinaan, dan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas. Kami juga mengajak seluruh pengemudi ojek online untuk senantiasa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, mematuhi peraturan lalu lintas, dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif

Read More

Plenary Address Prof.Dr.Singgih Tri Sulistiyono Guru Besar Sejarah UNDIP di UIN Jakarta tentang Menulis Ulang Asal-Usul Nasionalisme Indonesia

Apabila pendidikan Islam dan jaringan pesantren merupakan fondasi pembentukan kesadaran kebangsaan, maka K.H. Sholeh Darat (1820–1903) menunjukkan bagaimana proses tersebut bekerja dalam praktik sejarah. Beliau bukan sekadar ulama besar Semarang, melainkan bukti historis bahwa pendidikan Islam mampu membangun kesadaran kolektif jauh sebelum nasionalisme memperoleh artikulasi politik melalui organisasi-organisasi modern.

Read More

Plenary Address Prof.Singgih Tri Sulistiyono Guru Besar Undip pada Symposium Fakultas Adab&Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Kajian mengenai K.H. Sholeh Darat menunjukkan bahwa kesadaran kebangsaan tidak hanya tumbuh melalui organisasi politik atau pendidikan kolonial, tetapi juga melalui pendidikan pesantren, tradisi literasi, jaringan ulama, dan pembentukan akhlak. Dalam perspektif ini, beliau merepresentasikan Islamic Intellectual Nationalism, yaitu nasionalisme yang disemai melalui ilmu pengetahuan dan pendidikan jauh sebelum memperoleh artikulasi politik pada awal abad ke-20.

Read More