JAMBI, Beritakotanews.id : Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Muaythai Jambi tahun 2026 sukses dilaksanakan di Aula KONI Provinsi Jambi pada hari ini. Kegiatan tersebut berlangsung lancar dan penuh semangat kebersamaan, sekaligus menjadi momentum penting bagi arah baru pembinaan olahraga Muaythai di Provinsi Jambi.
Acara pembukaan dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jambi Saga Rosa, SE, Sekretaris Umum KONI Provinsi Jambi Dr. Muhammad Ali, serta perwakilan Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI) Adri, SH, MH selaku Koordinator Wilayah Sumatera yang secara resmi membuka Musprovlub. Turut hadir pula perwakilan Korem 042 Gapu, perwakilan cabang olahraga anggota KONI, serta sembilan Pengkab/Pengkot Muaythai se-Provinsi Jambi.
Dalam sambutannya, Saga Rosa membacakan pesan dari Kepala Dispora Provinsi Jambi yang berharap Muaythai dapat terus meningkatkan prestasi dan berkontribusi dalam berbagai ajang kejuaraan di masa mendatang. Sementara itu, Dr. Muhammad Ali menegaskan pentingnya kepemimpinan yang memiliki kecintaan terhadap olahraga Muaythai.
“Siapapun yang terpilih sebagai ketua harus memiliki rasa cinta terhadap Muaythai. Itu menjadi modal utama untuk membangun dan membenahi organisasi, bukan sekadar menjadikan jabatan sebagai pelengkap biodata,” tegasnya.
Perwakilan PBMI, Adri, SH, MH, dalam sambutannya turut menyinggung dinamika yang sempat terjadi di tubuh organisasi Muaythai Indonesia. Namun, ia memastikan bahwa persoalan tersebut telah selesai dengan diterbitkannya SK Nomor 61 Tahun 2026 oleh KONI Pusat yang mengesahkan kepengurusan PBMI di bawah kepemimpinan La Nyalla Mattalitti.
Musprovlub kali ini mengusung agenda tunggal, yakni pemilihan Ketua Pengprov Muaythai Indonesia (MI) Jambi. Berdasarkan usulan dari seluruh Pengkab/Pengkot, hanya satu nama yang diajukan, yakni Ronald, ST yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua.
Melalui sidang pleno kedua, Ronald resmi ditetapkan sebagai Ketua Pengprov MI Jambi masa bakti 2026–2030 secara aklamasi.
Dalam penyampaian visi dan misinya, Ronald menegaskan komitmennya untuk mengembangkan Muaythai hingga ke tingkat akar rumput. Ia berencana memperluas pembinaan melalui camp dan klub hingga ke desa dan kelurahan, serta menggagas program “Muaythai Masuk Sekolah” (MMS) sebagai kegiatan ekstrakurikuler.
“Ke depan, kami ingin Muaythai semakin dekat dengan masyarakat, terutama generasi muda. Program MMS akan menjadi langkah strategis untuk mencetak atlet sejak dini,” ujar Ronald.
Pada penutupan acara, Ronald menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada PBMI, KONI Provinsi Jambi, Dispora, serta seluruh Pengkab/Pengkot Muaythai se-Jambi yang telah mempercayai saya sebagai ketua. Ini adalah amanah besar yang akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab,” tutupnya.
Dengan berakhirnya Musprovlub ini, diharapkan Muaythai Jambi semakin solid dan mampu menorehkan prestasi gemilang di tingkat regional maupun nasional.(rsd)

