Jakarta, Beritakotanews.id : Pernyataan bahwa menjaga kerukunan di Jakarta Barat adalah tanggung jawab bersama sering disampaikan oleh setiap Ketua baru Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jakarta Barat. Hal ini ditekankan untuk menciptakan wilayah yang kondusif, aman, dan harmonis di tengah keberagaman suku, ras, dan agama.
Pada sambutan di acara halal bihalal yang diselenggarakan oleh Gereja Maria Bunda Karmel Paroki Tomang, KH.Saumun Ketua FKUB Kota Adm Jakarta Barat mengatakan bahwa kerukunan bukan hanya tugas pemerintah atau aparat keamanan, tetapi juga melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh warga.
“Tokoh agama memiliki peran krusial dalam menyampaikan pesan damai dan toleransi kepada umatnya. Jika ada konflik usahakan untuk mengedepankan dialog dalam menyelesaikan potensi konflik sekecil apa pun di masyarakat,”ujar KH.Saumun Mantan Camat yang sekarang sebagai ketua FKUB Kota Adm Jakarta Barat saat memberi sambutan pada acara halal bihalal yang diselenggarakan HAAK Gereja Maria Bunda Karmel, Senin,27/4/2026.
Selain mengajak warga waspada terhadap upaya adu domba atau penyebaran paham radikal yang merusak persatuan, KH. Saumun juga mengapresiasi upaya kerukunan melalui kegiatan Halal bihalal yang diselenggarakan oleh MBK.
“Sebagai wilayah yang heterogen, sinergi antara pemerintah, FKUB, tokoh agama dan masyarakat sangat penting untuk memelihara kerukunan khususnya di Jakarta Barat,” tutupnya.
Gereja Maria Bunda Karmel Tomang rutin setiap tahun mengadakan halal bihalal, melalui HAAK yang diketuai oleh Aryanti Stella Yosep. Halal bihalal yang diselenggarakan oleh Gereja Maria Bunda Karmel Paroki Tomang ini bertujuan untuk membangun dan menjaga silaturahmi dan komunikasi serta tentunya adalah kerukunan dan persaudaraan. Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Romo Santo, selaku Pastur ketua Gereja MBK tersebut saat membuka dalam doanya.
Acara yang diisi tausiyah agama oleh KH. Tatang Rahmat Firdaus Anggadinata dihadiri oleh Muspika Kecamatan Kebon Jeruk, nampak hadir perwakilan dari Polsek, dari Koramil, Camat lurah hingga RT RW, hadir pula para tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Halal bihalal menjadi nampak keakraban dan kerukunannya ketika dikemas dengan berbagai penampilan. mulai dari doorprize hingga penampilan dari ibu-ibu muslimat dan joget bersama ketua RT. (Fin).

