Jakarta, Beritakotanews.id : Karena sudah berakhirnya masa jabatan Ketua Umum periode 2021- 2026, maka dalam waktu dekat Dewan Pimpinan Pusat, (DPP) Forum Ulama Habaib (Fuhab) Jakarta akan menggelar Musyawarah Besar (Mubes).
Mubes yang direncanakan akan diselenggarakan pada Tahun 2026 ini, telah mendapat restu dari Ketua Dewan Majelis Tinggi, Prof.KH.Syukron Makmun. Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Wakil Ketua Umum DPP Fuhab yang sekaligus sebagai Steering Committee (SC) panitia Mubes, AlHabib Drs.Abdullah Alatas, MM., usai bertemu dengan Ketua Majelis Tinggi Fuhab Jakarta di Pondok Pesantren Darrurohman, Jagakarsa, Jakarta, Minggu, 11/1/2026.
Kepada awak media, Habib Abdullah Alatas menyampaikan bahwa, Ketua Dewan Majelis Tinggi Fuhab telah merestui dan siap hadir pada Mubes yang akan diadakan pada waktu dekat ini.
“Pesan Beliau, Jika memang pemilik hak suara masih menghendaki Ketuanya yang sekarang, ya dilanjut saja, yang penting kedepan Fuhab harus lebih baik lagi. Managemennya harus rapih, tertulis denga baik dalam laporan kegiatanya, kegiatanya yang bermanfaat yang dirasakan oleh umat,” Jelas Habib Abdullah Alatas menirukan pesan KH. Syukron Makmun. Usai bersilaturahmi dengan Prof.KH.M.Syukron Makmun.
Selain itu, lanjut Habib, KH. Syukron juga berpesan agar Fuhab harus bisa membumikan Islam moderat yang berhaluan ahlussunah waljamaah, gandengan pemerintah untuk bersama-sama membasmi kaum radikal.
Mendapat dukungan dari Ketua Majelis Tinggi, Drs.KH.M.Lutfi Zawawi Ketua Umum FUHAB Jakarta periode kepengurusan masa bakti 2021-2026 ditempat terpisah mengaku masih siap jika memang masih dipercaya.
“Saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada teman-teman pengurus yang selama ini sudah berkarya, bersama-sama di FUHAB Jakarta, saya juga minta maaf jika ada tutur kata yang tidak menyenangkan hati, jika memang masih dipercaya insa Alloh saya siap melaksanakannya.,” ujarnya.
Ditanya melalui seluler tentang waktu pelaksanaan, Ketua Panitia (OC) Mubes Fuhab Jakarta, Drs.KH.Ruslan Mawardi yang juga sebagai ketua Bidang Organisasi, hingga berita ini diturunkan belum membalasnya. (Fin).

