Jakarta Barat, Beritakotanews.id : Tim penilai dari Dewan Masjid Indonesia (DMI) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi DKI Jakarta mendatangi Masjid As-Sa’adah, Jl. Manunggal, Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat, untuk melakukan penilaian dalam rangka Lomba Binaul Masjid DMI Tingkat Provinsi DKI Jakarta, pada Senin, 28 September 2026.
Masjid As-Sa’adah terpilih mewakili seluruh masjid se-Jakarta Barat untuk berkompetisi di tingkat provinsi setelah sebelumnya berhasil menyisihkan masjid-masjid lainnya di tingkat Kota Jakarta Barat.
Penyambutan tim penilai berlangsung khidmat dan dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pejabat penting. Hadir langsung Wali Kota Jakarta Barat, Hj. Dr. Iin Mutmainnah,M.Si., didampingi Kepala Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP), Dian Anggraini Susanthy, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) H. Abdurrahman, serta jajaran pejabat Pemerintah Kota Jakarta Barat lainnya.
Hadir pula Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Barat, KH. Saeful Amri, Kasat Binmas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Agung, serta Ketua DMI Provinsi DKI Jakarta, Drs. KH. Makmun Al-Ayubi.
Dalam sambutannya, Wali Kota Jakarta Barat, Hj. Dr. Iin Mutmainnah, menjelaskan alasan dirinya sengaja membawa Kepala Sudin PPAPP dalam kunjungan tersebut.
“Saya sengaja membawa Kepala Sudin PPAPP karena Masjid As-Sa’adah ini adalah contoh masjid ramah anak. Selain itu, masjid adalah tempat segala permasalahan umat dicarikan solusinya. Masjid harus menjadi pusat peradaban dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Iin Mutmainnah.
Sementara itu, Ketua DMI Kota Jakarta Barat, KH. Zaenal Arifin, dalam sambutannya menyampaikan optimisme dan harapan besar kepada Masjid As-Sa’adah.
“Kami berharap DMI Jakarta Barat melalui Masjid As-Sa’adah ini bisa menjadi juara nomor satu di tingkat Provinsi DKI Jakarta. Masjid As-Sa’adah telah menunjukkan pengelolaan manajemen masjid, kegiatan kemakmuran, dan pemberdayaan jamaah yang luar biasa,” kata KH. Zaenal Arifin.
Tim penilai dari DMI DKI Jakarta selanjutnya melakukan penilaian meliputi aspek idarah (manajemen), imarah (kegiatan memakmurkan masjid), dan ri’ayah (pemeliharaan fisik dan lingkungan masjid).
Dengan keikutsertaan Masjid As-Sa’adah di tingkat provinsi ini, diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh masjid di Jakarta Barat untuk terus meningkatkan peran dan fungsinya sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan.
Pada kesempatan itu, walikota Jakarta Barat juga memberikan kursi roda untuk jamaah masjid Assaadah, penyerahan kursi roda diberikan secara simbolis kepada penyandang tuna netra diruang masjid dengan didampingi oleh Ketua DMI DKI dan Kota serta Ketua Dkm masjid Assaadah. (Fin).

