Wapres Lepas Keberangkatan Presiden Prabowo Hadiri KTT Ke-48 ASEAN di Filipina
Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam kinjungan ini, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya
Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam kinjungan ini, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya
Sejalan dengan itu, Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) Aminuddin Ma’ruf menyampaikan arahan Wapres terkait penjajakan peluang kerja sama di sektor pupuk sebagai bagian dari penguatan ekosistem pangan.
Mendampingi Wapres dalam peninjauan ini antara lain Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong, Sekretaris Dinas Pendidikan Mimika Cahyono, Kepala SMAN 5 Sentra Pendidikan Martius Wenda, serta Plt. Sekretaris Wakil Presiden Al Muktabar.
Mengingat juga pelabuhan kita ini yang utama yang melayani delapan kabupaten di belakang kita. Fokusnya kita, mungkin 80 persen kebutuhan masyarakat akan bermuara di pelabuhan kita ini
Melalui forum ini, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kekuatan Indonesia tidak hanya ditentukan di pusat, tetapi justru bertumpu pada kepemimpinan yang solid, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan rakyat di seluruh daerah.
Menurut Bahlil, kerja sama yang ditindaklanjuti mencakup kemitraan jangka panjang di sektor energi,
Langkah diplomasi ini menegaskan komitmen Indonesia untuk terus aktif, konstruktif, dan berorientasi pada kepentingan nasional di panggung global
Selain Wapres, tampak melepas keberangkatan Presiden, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala Badan Intelijen Negara Muhammad Herindra.
Setibanya di hotel, tampak dua anak Indonesia yang mengenakan pakaian tradisional berdiri rapi dan menyerahkan rangkaian bunga kepada Presiden sebagai tanda selamat datang. Presiden Prabowo menerima bunga tersebut dengan senyum, mengapresiasi sambutan yang diberikan.
Sebelumnya, Presiden Prabowo beserta rombongan lepas landas dari Bandar Udara Haneda, Tokyo, Jepang pada pukul 17.15 waktu setempat usai melaksanakan rangkaian kunjungan resmi meliputi state call dengan Kaisar Jepang Naruhito hingga pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi.
Pertemuan ini menandai babak baru hubungan Indonesia dan Jepang yang bukan hanya sebagai mitra ekonomi, tetapi sebagai dua kekuatan strategis yang siap bersama menjaga perdamaian, stabilitas, dan masa depan kawasan Indo-Pasifik.
Dengan kesamaan visi, kepercayaan yang kuat, dan komitmen pada kerja sama konkret, kedua negara kini melangkah bersama menuju kemitraan yang lebih dalam, lebih strategis, dan lebih berdampak bagi dunia.