AGAMA, NEGARA, DAN BAHAYA PEMBAJAKAN OTORITAS PUBLIK Oleh: Singgih Tri Sulistiyono
Negara, dalam hal ini, harus tetap berdiri sebagai penjamin keadilan dan keseimbangan. Ia tidak boleh terseret dalam kepentingan kelompok, tetapi harus memastikan bahwa semua warga memiliki tempat yang sama dalam kehidupan kebangsaan. Sementara itu, masyarakat juga memikul tanggung jawab yang tidak kalah besar, yaitu menjaga etika, menghormati perbedaan, dan menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan sempit.
