Jakarta, Beritakotanews.id : Gubernur DKI Jakarta, H.Pramono Anung menepati janjinya untuk menghadiri acara pelantikan Forum Ulama dan Habaib (FUHAB) Jakarta di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, Selasa (18/8), meski usai memberi sambutan Ia harus buru-buru pamitan karena melanjutkan agendanya ke Singapure.

Hadir sebelum jam 7.09 pagi, Gubernur Pramono Anung memastikan bahwa acara ini akan membuat kenyamanan dalam kehidupan Jakarta semakin hebat.
“Menjaga hubungan yang baik antara ulama dan umara (pemerintah), adalah salah satu cerminan tata kelola pemerintahan yang berjalan dengan baik. Saya yakin kegiatan ini turut menciptakan suasana kehidupan masyarakat yang semakin nyaman dan kondusif,” ujar sang Gubernur.
Jakarta saat ini, lanjutnya menjadi provinsi dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi di Indonesia, disusul Daerah Istimewa Yogyakarta. Capaian ini menunjukkan Jakarta mampu terus berkembang meski menghadapi kompleksitas dan dinamika perkotaan yang tinggi.
“Kenapa saya menyampaikan ini? Ini menunjukkan bahwa walaupun Jakarta kompleks, dinamikanya sangat berat, tetapi pemerintah daerah bersama seluruh elemen masyarakat bisa menjaga Jakarta menjadi jauh lebih baik. Dan terutama adalah kehidupan beragamanya,” katanya.
Pramono juga bersyukur atas terjalinnya hubungan yang baik antara Pemprov DKI dan para ulama. Ia menilai, keterbukaan dan transparansi pemerintah dalam membangun komunikasi dengan berbagai pihak turut menjaga stabilitas Jakarta di tengah tekanan ekonomi global.
Ketua Umum FUHAB Jakarta, KH Muhammad Luthfi Zawawi yang memberi pengantar sambutan Gubernur mengatakan bahwa pelantikan 1200 personil pengurus ini merupakan pengukuhan kepengurusan FUHAB Jakarta masa bakti periode 2026-2031.
“Kepengurusan kini harus dikuatkan sstruktunya tidak hanya dilakukan di tingkat pusat, tetapi juga hingga kecamatan dan kelurahan. Dan saat ini sebanyak 267 kelurahan dan 44 kecamatan di seluruh DKI Jakarta sudah memiliki kepengurusan FUHAB. Pelantikan hari ini juga mencakup Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) FUHAB di lima kota administrasi dan Kepulauan Seribu. Selain itu, kepengurusan FUHAB di wilayah penyangga seperti Bogor Raya, Bekasi Raya, Tangerang Raya, dan Depok turut dikukuhkan,” jelasnya.
Perluasan struktur organisasi tersebut lanjut Kyai Lutfi, menjadi momentum bagi FUHAB untuk meningkatkan kontribusi dalam bidang sosial, pendidikan, dan dakwah. Momentum pelantikan ini akan menjadi pintu gerbang untuk Forum Ulama Habaib berjuang memberikan kontribusi yang terbaik buat bangsa dan negara, khususnya untuk kota yang kita cintai yaitu Kota Jakarta.
Pada kesempatan itu kyai Lutfi juga menyinggung rencana kerja yang akan menjadi program unggulan depan. FUHAB berencana memperkuat program pencegahan berbagai persoalan sosial di masyarakat. Salah satunya melalui kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memberikan edukasi dan mencegah penyalahgunaan narkotika mulai dari tingkat kelurahan hingga kota.
Selain itu, FUHAB juga akan membantu menyosialisasikan sejumlah program Pemprov DKI kepada masyarakat, termasuk edukasi mengenai pemilahan sampah di lingkungan permukiman.
“Maka saya berharap, seluruh pengurus FUHAB dapat bersinergi dengan pemerintah serta organisasi kemasyarakatan lainnya untuk menjaga Jakarta sebagai kota yang maju, modern, global, berbudaya, dan berakhlak. Kita bersama-sama jaga kota yang kita cintai ini untuk menjadi kota yang modern, kota yang global, kota yang maju, kota yang berbudaya, dan kota yang berakhlakul karimah,” tutupnya. Turut menghadiri kegiatan ini, Walikota Jakarta Timur, H.Munjirin, Dirut Ancol, Syahmudriyan Lubis, para Alim Ulama dan undangan lainnya. (Fin).

