Jakarta, Beritakotanews.id : Menyikapi kebiasaan masyarakat dalam merayakan malam tahun baru dengan meluapkan kegembiraan dan kegiatan dengan pesta pora, KH.Imam Basori, SH.,MH.Ketua DPW LDII Provinsi DKI Jakarta mengajak untuk bisa menahan diri sebagai bentuk empati dan menjaga perasaan saudara-saudara sebangsa dan se tanah air di Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh yang sedang dirundung duka karena tertimpa musibah.

Ia juga sepakat dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menginstruksikan bahwa untuk merayakan malam tahun baru tidak perlu berlebihan cukup sederhana saja.

“DPW LDII DKI Jakarta sepakat dengan Pemerintah dan kebijakan beberapa Kepala Daerah, termasuk instruksi Kapolri agar pada perayaan malam tahun baru tidak ada pesta kembang api, merupakan langkah yang tepat ditengah bencana yang melanda Bangsa kita akhir-akhir ini seperti  Sumatera dan Aceh hingga banyak korban jiwa, serta harta yang tentunya menimbulkan duka yang mendalam,” ujarnya.

Selanjutnya KH.Imam Basori menyampaikan bahwa sesama anak bangsa tidak elok dan tak pantas untuk meluapkan kegembiraan hanya untuk menyambut tahun baru, dengan pesta-pesta perayaan dimalam tahun baru sementara sudara-saudara kita masih berjibaku berusaha keluar dari penderitaan akibat banjir yang melanda kampung halamannya.

“Melihat kondisi tersebut, DPW LDII mendukung langkah pemerintah terutama Pemprov DKI  Jakarta yang mengintruksikan agar malam tahun baru diisi kegiatan doa bersama, mendorong donasi untuk korban bencana, ini paling tidak bisa membantu saudara-saudar kita para korban yang sampai saat ini belum pulih bahkan masih ada terjadi banjir-banjir lain,” jelas KH.Imam Basori.

Terlepas dari malam tahun baru, kata H.Roy Sukarjan Sekretaris DPW LDII DKI Jakarta menambahkan,  LDII DKI Jakarta juga merasa terpanggil untuk menyampaikan bela sungkawa dan rasa duka agar para korban lebih bersabar dan tawakal serta berbaik sangka terhadap Pemerintah dalam menangani, menanggulangi masalah bencana di Sumatera.

“Kami yakin dengan kebersamaan antara masyarakat dan pemerintah termasuk aparat TNI, Polri terus bekerja keras membantu para korban di Sumatera bisa tertangani dengan baik. Kami juga mengapresiasi aparat TNI, Polri yang telah sinergi bersama Forkominda memastikan Natal aman dan menjaga toleransi antar umat beragama, kami berharap perayaan malam tahun baru nanti yang sederhana tidak ada muncul permasalahan dan Indonesia aman serta mengalami perubahan yang lebih baik dalam menghadapi semua permasalahan para korban bencana bisa kembali pulih dan Allah Swt senantiasa memberikan kekuatan, kesabaran dan keberkahan dibalik semua peristiwa yang terjadi,” tutup Roy.(fin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *