Jakarta, Beritakotanews.id : Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima audiensi jajaran Masyarakat Teknologi Cerdas Indonesia (MTCI) di Istana Wapres, Jakarta, Rabu (04/02/2026). Audiensi ini menjadi forum diskusi dan pertukaran pandangan mengenai penguatan ekosistem teknologi nasional, khususnya pengembangan pendidikan robotik, coding, dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, Wapres secara aktif mendengarkan masukan dan paparan dari MTCI terkait tantangan, peluang, serta praktik terbaik dalam pengembangan pembelajaran teknologi sejak usia dini hingga jenjang pendidikan menengah. Diskusi ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya percepatan transformasi digital di sektor pendidikan.

Ketua Umum MTCI Jully Tjindrawan, menjelaskan bahwa pihaknya menyampaikan sejumlah gagasan dan rekomendasi kepada Wapres, termasuk perlunya kurikulum robotik dan coding yang terstandar dan dapat diterapkan secara nasional.

“Wapres menerima dan mendiskusikan masukan kami terkait pengajaran robotik dan coding bagi anak-anak, mulai dari Taman Kanak-Kanak hingga Sekolah Menengah Atas,” ungkap Jully pada kesempatan terpisah.

Dalam diskusi tersebut, Wapres juga memberikan perhatian khusus pada isu pemerataan akses pendidikan teknologi. Menurut Jully, Wapres menekankan bahwa pengembangan pendidikan robotik tidak hanya terfokus pada sekolah umum, tetapi juga perlu menjangkau pesantren dan Sekolah Luar Biasa (SLB).

“Wapres menaruh perhatian agar SLB di Indonesia juga memiliki kemampuan mengajarkan robotika dan coding, sehingga pendidikan teknologi bersifat inklusif,” ujarnya.

Selain itu, MTCI memaparkan berbagai program pelatihan dan pengembangan robotik serta coding yang telah dijalankan di sejumlah daerah. Paparan tersebut menjadi bahan diskusi bersama Wapres mengenai pentingnya membangun ekosistem pendidikan digital yang terstruktur, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi global.

Jully menambahkan, Wapres juga mendiskusikan gagasan pembentukan pusat pengembangan teknologi terpadu.

“Wapres mendorong adanya sosialisasi kurikulum yang standar dan membuka ruang diskusi mengenai AI Hub sebagai penguatan ekosistem robotik, coding, dan AI,” jelasnya.

Audiensi ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam membuka ruang dialog dengan masyarakat dan para pemangku kepentingan di bidang teknologi, guna merumuskan langkah strategis pengembangan pendidikan teknologi nasional. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan kualitas sumber daya manusia Indonesia semakin siap bersaing di tingkat global.

Turut hadir dalam audiensi tersebut jajaran MTCI, antara lain Ane Prasetyowati, Galvin Limbrawan, Wendy Santoso, dan Maika Nurhayati.

Sebagai informasi, MTCI merupakan organisasi dan ekosistem kolaboratif yang mendorong inovasi serta tata kelola teknologi cerdas, dengan fokus pada peningkatan literasi digital, penguatan ekosistem inovasi dan startup, serta advokasi kebijakan teknologi yang etis dan inklusif. (Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Wakil Presiden).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *