Terima Aduan Warga Lampung Terdampak Bendungan Margatiga, Rikardo Sianturi: “Kita Kawal Hingga Tuntas”

 

Jambi — Ketua Elang Tiga Hambalang (ETH) Provinsi Jambi, Rikardo Sianturi, didampingi Sekretaris ETH Jambi Rikson Tambunan, menerima kunjungan silaturahmi dari perwakilan masyarakat Kecamatan Marga Tiga, Kabupaten Lampung Timur. Mereka merupakan warga yang terdampak langsung pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Margatiga.

Rombongan masyarakat ini hadir bersama Misdiono, salah satu pemilik lahan yang juga terdampak proyek tersebut. Dalam pertemuan itu, Misdiono menyampaikan keluhan terkait proses ganti untung yang sebelumnya telah disepakati, namun pelaksanaannya dinilai tidak sesuai dan sangat merugikan masyarakat.

“Kedatangan kami untuk melaporkan kondisi yang kami alami. Kesepakatan awal mengenai ganti untung tidak berjalan sebagaimana mestinya, sehingga masyarakat merasa dirugikan,” ujar Misdiono.

Ia berharap ETH Provinsi Jambi dapat memberikan pendampingan penuh agar permasalahan tersebut dapat diselesaikan secara adil.

Menanggapi hal itu, Ketua ETH Jambi, Rikardo Sianturi, menegaskan bahwa pihaknya siap mengawal kasus ini dengan serius. Ia menekankan bahwa ETH Jambi berdiri untuk membela kepentingan masyarakat, terutama ketika terjadi dugaan ketidakadilan di lapangan.

“ETH Jambi tidak pernah main-main dalam menangani kasus yang merugikan masyarakat. Jika diperlukan, saya sendiri siap berangkat ke Istana Negara untuk bertemu Presiden Prabowo agar persoalan ini menjadi terang benderang. Siapa pun yang terlibat dan terbukti merugikan rakyat harus dihukum,” tegas Rikardo Sianturi.

Pertemuan ini menjadi langkah awal koordinasi antara masyarakat terdampak dan ETH Jambi dalam upaya memperjuangkan hak-hak warga secara legal dan terstruktur. ETH Jambi berkomitmen melakukan pendampingan hingga kasus ini mendapatkan penyelesaian yang adil dan transparan.