Jakarta, Beritakotanèws.id : Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menutup Posko Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) pada Senin (05/01). Acara penutupan berlangsung di kantor Kemenhub, Jakarta Pusat, dengan dihadiri pejabat terkait dan perwakilan lembaga mitra, termasuk Senkom Mitra Polri yang diwakili oleh Wakil Sekjen Aan Dwi Puantoro.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa pelaksanaan angkutan mudik dan balik Nataru berjalan lancar tanpa gangguan besar.

“Pelaksanaan angkutan Nataru tahun ini relatif baik, aman, dan terkendali. Tidak ada hal ekstrem yang mengganggu kelancaran perjalanan masyarakat,” ujarnya.

Dalam evaluasi, Menhub menekankan pentingnya sinergi antar-lembaga seperti kepolisian, TNI, operator transportasi, dan relawan masyarakat.

“Keberhasilan ini adalah hasil kerja sama semua pihak. Kami berterima kasih atas dukungan penuh yang diberikan,” kata Dudy.

Aan Dwi Puantoro, Wakil Sekjen Senkom Mitra Polri, menegaskan bahwa pihaknya aktif mendukung pengamanan dan pelayanan masyarakat selama periode Nataru.

“Senkom Mitra Polri berkomitmen hadir di lapangan untuk membantu aparat dan memastikan keselamatan masyarakat. Kehadiran kami di posko terpadu adalah bagian dari tanggung jawab sosial dan kemitraan dengan pemerintah,” ujarnya.

Selama masa operasional posko, sejumlah catatan penting disampaikan:
Terminal Kalideres Jakarta Barat mencatat arus balik mencapai 1.000–1.300 penumpang per hari pada puncaknya.

Ramp check dilakukan terhadap 340 unit bus, dengan 16 bus dinyatakan tidak laik jalan karena masalah teknis seperti ban gundul dan lampu mati.

Posko terpadu dan posko kesehatan tetap beroperasi hingga 5 Januari 2026, dengan dukungan personel TNI-Polri.

Menhub menegaskan bahwa hasil evaluasi akan menjadi dasar perbaikan layanan transportasi pada periode libur berikutnya. Sementara itu, Senkom Mitra Polri memastikan akan terus bersinergi dengan pemerintah dan aparat keamanan dalam menjaga kelancaran arus transportasi nasional.

Dengan penutupan posko ini, Kemenhub menandai berakhirnya operasi PAM Nataru 2025/2026 yang berjalan relatif aman, lancar, dan terkendali. (Aan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *