JAKARTA, Beritakotanews.id : Upaya memperkuat penanganan dan monitoring pasien Tuberkulosis (TB) berbasis teknologi digital mulai diterapkan di Kelurahan Petukangan Utara, Jakarta Selatan. Melalui kolaborasi dengan PT Digital Masif Suara Visual, Kelurahan Petukangan Utara meluncurkan Aplikasi Empati TB sebagai bagian dari program Kampung Siaga TB Digital.
Peluncuran aplikasi ini menjadi langkah kolaboratif antara pemerintah di tingkat kelurahan dan dunia usaha dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung pendataan, pendampingan, serta monitoring pasien TB di lingkungan masyarakat.
Aplikasi Empati TB dihadirkan untuk membantu proses digitalisasi pengelolaan data dan monitoring pasien TB sehingga informasi yang dibutuhkan oleh petugas dan pihak terkait dapat dikelola secara lebih terstruktur.
Lurah Petukangan Utara Apresiasi Dukungan PT Digital Masif Suara Visual
Lurah Petukangan Utara menyampaikan apresiasi kepada PT Digital Masif Suara Visual yang telah memberikan dukungan dalam pengembangan Kampung Siaga TB Digital dan Aplikasi Empati TB.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan bentuk kepedulian dunia usaha terhadap lingkungan dan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Digital Masif Suara Visual yang telah memberikan bantuan dan dukungan dalam kolaborasi ini. Kami berharap hadirnya teknologi ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam membantu proses monitoring dan pendampingan pasien TB di Kelurahan Petukangan Utara,” ujar Lurah Petukangan Utara.
Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus dikembangkan sehingga pemanfaatan teknologi tidak hanya berhenti pada peluncuran aplikasi, tetapi benar-benar memberikan manfaat dalam pelaksanaan program di lapangan.
PT Digital Masif Suara Visual: Teknologi Harus Memberikan Manfaat
Direktur Utama PT Digital Masif Suara Visual Fachry, mengatakan pihaknya merasa bangga dapat dilibatkan dalam program Kampung Siaga TB Digital.
Menurut Fachry, keterlibatan tersebut menjadi pengalaman berbeda bagi perusahaan yang selama ini dikenal sebagai perusahaan yang bergerak di bidang digital, termasuk mengembangkan bisnis music aggregator dan publishing.
“Kami merasa bangga bisa ikut dilibatkan dalam kolaborasi ini. PT Digital Masif Suara Visual memang merupakan perusahaan digital. Selain mengembangkan solusi digital, kami juga menaungi bisnis aggregator dan publishing musik. Kali ini kami mendapatkan tantangan untuk membuat sebuah aplikasi yang manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh lingkungan dan masyarakat,” kata Fachry.
Ia menambahkan, pengembangan Aplikasi Empati TB menjadi salah satu bentuk nyata bahwa teknologi dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan sosial masyarakat.
“Bagi kami, teknologi bukan hanya tentang membuat aplikasi. Yang lebih penting adalah bagaimana teknologi tersebut bisa memberikan manfaat. Kami berharap dengan adanya Aplikasi Empati TB ini, proses digitalisasi pasien dan monitoring pasien TB di Kelurahan Petukangan Utara dapat menjadi lebih baik dan membantu petugas dalam melakukan pendampingan,” ujarnya.
Fachry juga menyebut semangat tersebut sejalan dengan kegiatan sosial yang dijalankan melalui **Yayasan Jangan Menyerah Indonesia**, yang memiliki perhatian terhadap kegiatan kemanusiaan dan membantu sesama.
“Semangat membantu sesama ini juga memiliki kaitan dengan Yayasan Jangan Menyerah Indonesia yang saat ini kami jalankan. Karena itu, ketika ada kesempatan untuk mengembangkan teknologi yang dapat digunakan untuk kebutuhan masyarakat, kami merasa ini merupakan sebuah kolaborasi yang sangat berarti,” tambahnya.
Dorong Digitalisasi Penanganan TB di Tingkat Kelurahan
Kehadiran Kampung Siaga TB Digital dan Aplikasi Empati TB diharapkan dapat mendukung proses penanganan TB di tingkat kelurahan melalui pemanfaatan teknologi.
Digitalisasi diharapkan dapat membantu proses pencatatan, pemantauan, pendampingan, dan koordinasi antara petugas dengan pihak terkait dalam penanganan pasien TB.
Kolaborasi Kelurahan Petukangan Utara dan PT Digital Masif Suara Visual ini sekaligus menunjukkan bahwa sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dapat menghasilkan inovasi yang diarahkan untuk menjawab kebutuhan sosial di tingkat lingkungan.
Dengan diluncurkannya **Empati TB**, Kampung Siaga TB Digital Petukangan Utara diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mendorong pemanfaatan teknologi dalam mendukung penanggulangan TB sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dan pendampingan bagi masyarakat.*

