Jombang, Beritakotanews.id : Wakil presiden RI Gibran Rakabuming rela menjadwal ulang agendanya ke Minahasa demi memenuhi undangan langsung dari Kyai Sepuh Pondok Pesantren Gading Mangu, KH. Sulthon Aulia Abdul Aziz untuk menghadiri sekaligus membuka perkemahan Cinta Alam Indonesia, (CAI) ke-47 akhir tahun pelajaran 2026 santriwan-santriwati Ponpes Gading Mangu, Perak, Jombang pada Senin, 29/6/2026 di bumi perkemahan Kosambiwojo, Jombang, Jawa Timur.
Diawali berpantun, Wapres RI Gibran Rakabuming membuka acara dengan menyampaikan dua bait pantun yang mengajak para pemuda untuk menjaga semangat, memperkuat iman, membawa tekad masa depan, dan menjadi pribadi yang mandiri.
Ditengah-tengah kemeriahan para peserta saat menyambut kedatangannya, Wapres memberikan ucapan selamat kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa atas capaian Jatim sebagai provinsi penghasil beras terbesar nasional di tahun 2025, yakni lebih dari 6 juta ton, serta prediksi positif di tahun 2026. Selain itu, pertumbuhan ekonomi Jatim kuartal I-2026 sukses mencapai 5,96% year-on-year di atas rata-rata nasional.
“Selamat untuk Ibu Gubernur Khofifah atas capaiannya, ini patut di apresiasi,” Ujar Wapres Gibran.
Dalam sambutanya, Wapres juga menyapa jajaran Forkopimda Jombang, Bupati Jombang, Ketua Umum LDII H.Dody Taufiq Wijaya, Ketua Umum Senkom Mitra Polri, Dr.KP.H.Katno Hadi, serta Kiai Sepuh Pondok Pesantren Gading Mangu K.H. Abdul Aziz Sultan Awliya.
“Demi undangan Kyai Sepuh, saya rela menjadwal ulang rencana kunjungan saya ke Minahasa, karena beliau mengundang langsung, kalau saya ga datang takut kuwalat,” kelakar Wapres, yang disambut tepuk tangansagat meriah dari 1200an peserta Perkemahan CAI 2026.
Selain itu Wapres juga menyampaikan titipan salam hangat dari Presiden Prabowo kepada seluruh panitia, tokoh masyarakat, ulama, dan peserta perkemahan akhir tahun Cinta Alam Indonesia. Wapres berterima kasih kepada tuan rumah yang konsisten menyelenggarakan acara ini. Materi perkemahan dinilai sangat baik karena tidak hanya fokus pada nilai keislaman, tetapi juga membekali pemuda dengan ilmu entrepreneurship, wawasan kebangsaan, dan hukum.
Wapres mengingatkan bahwa Indonesia akan menghadapi puncak bonus demografi dengan lebih dari 68% penduduk usia produktif. Momentum yang hanya terjadi sekali ini harus dijemput dengan menyiapkan kapabilitas, keimanan, nasionalisme, dan keterampilan pemuda.
Pada kesempatan itu, Wapres mengangkat profil unit usaha roti dari Pondok Pesantren Wali Barokah yang sukses berkembang berkat bantuan awal Kementerian Perindustrian. “UMKM ini memiliki 40 varian produk, aktif di digital marketing, dan mampu memproduksi 6.000–7.000 roti harian serta hingga 26.000 pieces khusus untuk event ini,” jelasnya.
Atas keluhan Pelaku Usaha, Wapres merespons kebutuhan Alkomar Bekri mengenai keterbatasan alat seperti oven dan mixer. “Seiring melonjaknya pesanan rotinya, insa Alloh nanti dibantu alat-alat tersebut agar kapasitas produksi dan pemberdayaan santri bisa meningkat,” tanggap Wapres.
Yang membuat semakin meriah tepuk tangannya peserta, Wapres mengimbau Gubernur Jatim dan Bupati Jombang untuk memesan kebutuhan konsumsi acara pemerintahan melalui Alkomar Bekri, hal itu mengingat produk mereka sudah masuk ke dalam sistem e-katalog, ujar Wapres.
Pada sambutan pembukaannya Wapres melakukan dialog langsung dengan peserta terjauh, seperti delegasi dari Nabire Papua Tengah yang ingin mendalami 29 karakter luhur yang diajarkan di Pondok Pesantren Gading Mangu. Wapres juga sempat berdialog dengan perangkat desa dari Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, yang ikut Perkemahan CAI tersebut sebagai alumni. Dengan penuh semangat Ia bertekat akan penularkan ilmu yang di peroleh di CAI ini bagi generasi emas 2045 di daerahnya.
Dalam kesempatan itu, Wapres menegaskan bahwa pembangunan di era Presiden Prabowo tidak lagi berpusat di Jawa/Jawa-sentris, melainkan menyebar ke seluruh Indonesia/Indonesia-sentris, seperti pembangunan rumah sakit modern dan penyelesaian proyek Trans-Papua. Dikesempatan itu, Wapres juga menyampaikan bahwa dirinya menerima aspirasi dan ucapan terima kasih dari petani Sulawesi Utara atas program Menteri Pertanian Amran Sulaiman, di bawah pemerintahan Prabowo-Gibran yang mempermudah akses pupuk dan menyediakan bibit terjangkau, sehingga meningkatkan kesejahteraan petani secara signifikan.
Di akhir sambutan sebelum membuka secara resmi kegiatan Perkemahan AKhir Tahun Pelajaran Cinta Alam Indonesia ke-47, Wapres mengingatkan pentingnya menjaga toleransi, perdamaian, serta tidak mudah terprovokasi hoaks demi stabilitas pembangunan nasional. Sambutan diakhiri dengan peresmian pembukaan Permata CAI ke-47. (Fin).

