Jakarta, Beritakotanews.id : Puluhan Pemuda dan Remaja Utusan dari berbagai DKM Masjid se Jakarta Barat ikuti Pelatihan Tanggap Bencana yang diselenggarakan oleh Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan BPBD. Kegiatan pelatihan Tanggap Bencana yang diadakan di aula kantor RW.04  Kedoya Utara pada Sabtu, 9/5/2026 dengan tema ‘Pemuda Remaja Masjid Tanggap, Jakarta Tangguh’.

Ust.Bahroni Al Mansuri, Ketua Panitia penyelenggara yang juga Ketua BKPRMI DPD Kota Adm Jakarta Barat, sekaligus Ketua RT di Kedoya Utara dalam laporan pembukaannya menyampaikan bahwa kegiatan milik BKPRMI Provinsi DKI Jakarta yang ditempatkan di Jakarta Barat saat ini diperuntukkan bagi 50 Pemuda Remaja utusan DKM Masjid se Jakarta Barat.

“Target peserta terpenuhi 100 persen, 50 peserta penuh hadir utusan dari berbagai Masjid, maka kepada Ketua Umum BKPRMI Provinsi DKI Jakarta kami ucapkan terima kasih telah mempercayai BKPRMI Jakarta Barat sebagai penyelenggara, termasuk kepada Ketua RW yang sudah memberikan ijin tempat, kami juga berterima kasih sehingga acara bisa berjalan,” jelas Ust.Bahroni Al Mansuri.

Hadir pada pembukaan kegiatan tersebut, Ketua Umum BKPRMI Provinsi DKI Jakarta, H. Nanang Jahidin M.Sos, dari BPBD hadir Pimpinan Lokasi, Khoerur Rahman, Ketua RW.04 Sofwan Lutfi, SE dan para nara sumber.

Dalam sambutannya Ketua Umum BKPRMI Provinsi DKI Jakarta H.Nanang Jahidin yang menjelaskan tentang Compro BKPRMI mengatakan bahwa DPW BKPRMI DKI Jakarta memandang bahwa pemuda masjid bukan hanya agen dakwah, tetapi juga agen kemanusiaan. Melalui pelatihan tanggap bencana bekerja sama dengan BPBD DKI Jakarta, kami ingin membentuk generasi muda masjid yang sigap, terampil, dan memiliki kepedulian sosial tinggi dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah perkotaan.”

“Jakarta sebagai kota metropolitan memiliki tantangan besar, mulai dari banjir, kebakaran, hingga kondisi darurat lainnya. Karena itu, kehadiran pemuda remaja masjid yang terlatih menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan masyarakat. Kami berharap pelatihan ini mampu melahirkan relawan-relawan muda masjid yang tidak hanya aktif di lingkungan masjid, tetapi juga hadir di tengah masyarakat saat dibutuhkan.”

Selanjutnya Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen DPW BKPRMI DKI Jakarta dalam mendukung visi ‘Jakarta Tangguh’, yaitu Jakarta yang siap menghadapi bencana dengan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Kami percaya, pemuda masjid yang kuat bukan hanya kuat spiritualnya, tetapi juga kuat kepedulian sosial dan aksi kemanusiaannya.

Nara sumber yang hadir dari BPBD menyampaikan materi tentang ‘Manajemen Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim, Kesiapsiagaan Gempa’ yang di aplikasikan dalam praktek. Sementara nara sumber dari PMI menyampaikan materi tentang Pertolongan Pertama (Bantuan Hidup Dasar, Balut Bhdai dan Transportasi Penderita) dilanjutkan dengan praktik oleh para peserta.(fin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *