Jakarta, Beritakotanews.id : Dengan memukul gong sebanyak tiga kali Asisten Kesra Sekda Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Dr.Ali Maulana Hakim mewakili Gubernur Pramono Anung yang berhalangan hadir, membuka Musyawarah Besar (Mubes) tahun 2026 Forum Ulama Habaib (Fuhab) Jakarta bertempat di Tavia Haritage Hotel Cempaka Putih pada Kamis, 29/1/2026.

Pada sambutannya, Dr.Ali Maulana Hakim menyampaikan salam dari Gubernur untuk peserta Mubes sekaligus membacakan amanat Gubernur yang menyampaikan pesan tentang komitmen pemerintah Provinsi dalam nersinergi dengan ormas yang ada di Jakarta.

“Gubernur menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Mubes, artinya organisasi ini berjalan, harapannya kedepan tetap sejalan dengan pemerintah bersinergi untuk membangun kota global. Tetap menjaga toleransi dan persaudaraan dalam persatuan. Mubes jadi momentum evaluasi kedepan lebih baik,”ucap Askesra.

Hadir sekaligus memberi sambutan, Ketua Majelis Tinggi Fuhab Jakarta, Prof.Syukron Makmun yang mengajak agar Mubes ini bisa membawa Fuhab lebih baik lagi.

Senada dengan Ketua Majelis Tinggi, Drs.KH.M.Lutfi Zawawi Ketua Umum periode 2021-1026 yang sebentar lagi demisioner pada sambutannya menyampaikan bahwa Fuhab tidak mengenal istilah oposisi, tapi berjalan bersama namunĀ  dengan tetap kritis. Fuhab memegang teguh aqidah ahlussunah waljamaah.

Sementara itu H.dayat Nur Wahid, Wakil Ketua MPR yang ikut hadir sebagai anggota Majelis Tinggi Fuhab berpesan dan mengajak agar hendaknya forum Mubes ajang untuk persaudaraan.

“Jakarta adalah pengejawantahan Ulama dan Habaib, semangat kesatu panduan harus dilestarikan, sebagaimana sejarahnya bahwa Jakarta diperjuangkan oleh ulama dan habaib sehingga menjadi kota yang berbudaya. Maka meski nanti menjadi kota global tapi yang berbudaya, kesatupanduan inilah yang akan menghindarkan dari pengadu domba. Jika bersatupadu bisa dijaga insa Alloh akan selamat,” ujarnya.(fin).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *