Jakarta, Beritakotanews.id : Asisten Kesra Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta Ali Maulana Hakim mewakili Gubernur Pramono Anung yang berhalangan hadir, membuka secara resmi Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII Dewan Masjid Indonesia (DMI) DKI Jakarta.
Muswil VIII DMI Provinsi DKI Jakarta yang mengusung tema “Peran dan Sinergi DMI DKI Jakarta dalam Membangun Kota Global yang Bermartabat”, diselenggarakan di The Tavia Heritage Hotel Jakarta, Senin-Selasa, 22–23 Desember 2025.
Pada sambutannya, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi DKI Jakarta masa bakti 2020-2025 K.H. Ma’mun Al Ayyubi, menegaskan bahwa masjid memiliki peran strategis sebagai pusat pembangunan moral, sosial, dan peradaban dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dan kebudayaan bangsa.
Menurut K.H. Ma’mun, transformasi Jakarta menuju kota global tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan fisik dan ekonomi semata, tetapi juga harus dibarengi dengan penguatan nilai spiritual, etika sosial, serta solidaritas umat.
“Masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah ritual, tetapi juga pusat pembinaan umat, pendidikan karakter, penguatan ukhuwah, serta solusi persoalan sosial masyarakat perkotaan. Inilah kontribusi nyata DMI dalam membangun Jakarta yang bermartabat” jelas KH.Makmun Alayubi, calon tunggal ketua DMI Provinsi DKI Jakarta untuk periode 2025-2030.
Ia juga menjelaskan, DMI DKI Jakarta terus mendorong sinergitas yang kuat antara pengurus masjid, pemerintah daerah, dunia usaha, serta komunitas masyarakat dalam menjawab tantangan kota global, seperti kesenjangan sosial, degradasi moral, hingga krisis identitas di tengah modernisasi.
“Masjid harus hadir sebagai ruang dialog, pusat literasi keagamaan, dan pemberdayaan ekonomi umat. Dengan pengelolaan masjid yang profesional, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman, masjid akan menjadi pilar penting peradaban kota,”imbuhnya.
Selain agenda utama pemilihan ketua baru untuk kepengurusan masa bakti 2025-2030, pada Muswil VIII ini DMI DKI Jakarta juga melakukan evaluasi program kerja, konsolidasi organisasi, serta perumusan arah kebijakan strategis ke depan.
K.H. Ma’mun menekankan pentingnya penguatan kapasitas takmir masjid, digitalisasi manajemen masjid, serta peningkatan peran masjid dalam menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat multikultural Jakarta.
Musyawarah Wilayah VIII DMI Provinsi DKI Jakarta ini diikuti oleh pengurus DMI dari seluruh kota dan kabupaten di DKI Jakarta, tokoh ulama, akademisi, serta perwakilan lembaga terkait.
Nampak hadir pada kegiatan tersebut, Kepala biro Dik mental DKI Jakarta, Ketua PWNU DKI Jakarta, Ketua Muhamadiyah DKI Jakarta, Kepala BAZNAS Bazis DKI Jakarta, Kepala LPTQ DKI, Kepala kanwil Kemenag DKI Jakarta, Kepala JIC, dan Para ketua DMI Daerah tingkat kota/kab.
Hingga berita ini diturunkan, setelah sidang Pleno pidato pertanggungjawaban tidak ada satupun pengurus wilayah pemegang hak suara yang menolaknya, maka dipastikan KH.Makmun Alayubi terpilih Kembali secara aklamasi. (Fin)

