JAKARTA BARAT, Beritakotanews.id – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Administrasi Jakarta Barat menggelar pembekalan program pemerintah tentang pencegahan bullying dan stunting di Masjid Agung Al Muchlisin, Grogol, Jakarta Barat, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan yang diikuti para pengurus DMI dan pengurus masjid se-Jakarta Barat tersebut dibuka secara resmi oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Barat, Dr. Hj. Iin Mutmainnah, S.Sos., M.Si.
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa persoalan bullying dan stunting merupakan tantangan yang harus dihadapi secara bersama-sama. Menurutnya, keberhasilan program pemerintah tidak hanya bergantung pada peran pemerintah semata, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk Dewan Masjid Indonesia dan para pengurus masjid.
“Masjid bukan hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga memiliki fungsi sebagai pusat pembinaan umat. Dari masjid kita dapat membangun karakter generasi muda yang berakhlak mulia, saling menghormati, serta menanamkan kepedulian terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak agar terhindar dari stunting,” ujar Wali Kota.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DMI Provinsi DKI Jakarta, KH. Makmun Alayubi, yang mengapresiasi penyelenggaraan pembekalan sebagai bentuk nyata dukungan DMI terhadap program-program strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Sementara itu, Ketua DMI Kota Administrasi Jakarta Barat, KH. Zaenal Arifin, mengatakan bahwa DMI memiliki komitmen untuk terus menjadikan masjid sebagai pusat edukasi dan pemberdayaan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami berharap para pengurus masjid dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menyampaikan edukasi kepada jamaah mengenai bahaya bullying serta pentingnya pencegahan stunting sejak dini. Masjid harus hadir memberikan solusi bagi persoalan umat,” ungkap KH. Zaenal Arifin.
Pembekalan berlangsung interaktif dengan penyampaian materi mengenai pencegahan perundungan di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat, serta pentingnya pemenuhan gizi, pola asuh yang baik, dan pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai langkah pencegahan stunting.
Melalui kegiatan ini, DMI Kota Administrasi Jakarta Barat berharap seluruh pengurus masjid dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing, sehingga masjid semakin berperan aktif dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berakhlakul karimah.
Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat dan Dewan Masjid Indonesia dalam mendukung program pembangunan sumber daya manusia melalui penguatan fungsi sosial dan edukatif masjid.(fin).

